IRON DOME

Pink Background

Ada artikel menarik dari VOA, menutup laporan bantuan keuangan Amerika 2015. Dalam mata anggaran yang disebut sebagai pembiayaan militer asing tertera bahwa israel menerima dana dari US sebesar 42 Triliun lebih selama 2 tahun belakangan.

Jika di kalkulasikan dari total bantuan untuk militer asing asing yang mencapai 72 Triliun, maka dana segar untuk israel ini mencapai separuh lebih. Emejing!

Bukan hal yang mengejutkan, jika untuk menjadi presiden US saja harus melalui lobi kuat AIPAC banjir anggaran ke israel bisa jadi merupakan konsekuensi pasti dari lobi lobi itu.

Salah satu senjata yang terwujud dari bantuan itu mungkin adalah IRON DOME. System persenjataan yang disebut mampu membentuk citra kubah imajiner dan mengindra datangnya setiap serangan rudal, plus melumpuhkan sebelum sampai ke sasaran.

Selain senjata berbentuk fisik, ternyata israel juga mempunya lembaga yang fungsi nya serupa IRON DOME ini, ialah Anti Defamation League (ADL) atau bahasa indo nya Lembaga Anti Fitnah.

Mungkin kalau saat itu HOAX sepopuler sekarang namanya bisa saja jadi Lembaga Anti HOAX he he. Simple nya, ADL ini mempunyai jobdesk mementahkan setiap haox fitnah atau serangan stigma negatif serta anti terhadap yahudi israel (anti semit).

ADL ini bisa merubah persepsi orang 180 derajat tentang isu-isu negatif yang menyerang israel. Di sebuah status facebook lembaga PBB pernah terjadi debat sengit antara seorang amerika dengan aktifis kemanusiaan.

Gara-garanya warga US ini bersikukuh bahwa israel tak salah sedikitpun dan menyebut bahwa HAMAS dan rakyat Palestina yang mempertahankan negara nya lah dalam pandangannya yang layak di sebut teroris karena selalu menyerang israel. Dan ada beberapa alasan lainnya yang dia berikan referensinya dan mengarah ke artikel2 dari ADL ini.

Salah satu isue besar yang mereka lindungi kesakralannya adalah HOLOCAUST. Padahal isue ini adalah kebohongan besar yang sengaja mereka pelihara untuk mendapatkan previlage belas kasihan dan simpati dari negara lainnya. Atau sebut saja HOAX!

Salah satu hasilnya adalah dipecatnya seorang guru dari sekolah karena memberikan tugas muridnya dengan tema mencari fakta tentang kebenaran HOLOCAUST. Atau ratusan kasus lain yang ditindak dengan hukum formal di beberapa negara. Ya, HOAX HOLOCAUST ini di beberapa negara dilindungi secara khusus dengan undang-undang, emejing yak?

Jadi perilaku memelihara hoax dengan membungkam siapa saja yang meragukannya dan mencoba mengungkapnya, sepertinya memang bukan hal baru…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: